Menu Utama
- Tentang Cita-Citarum
- Berita & Artikel
- Profil Tokoh Citarum
- CITARUM ROADMAP
- Rehabilitasi Saluran Tarum Barat
- Para Pemangku Kepentingan
- Citarum Knowledge Center
- Peta Interaktif
- Multimedia
- Fakta Citarum
- IWRM
- Cara Anda Berpartisipasi
- Daftar Istilah
- Buku Tamu
- Siaran Pers
- Situs Web Terkait
- Referensi Berguna
- Agenda Kegiatan
- Arsip Berita
Aplikasi Internal
Statistik
- Site Counter: 838,948
- Unique Visitor: 94,821
Numpang tanya pak? kalau sungai cidurian yang di jalan PU (inpeksi cidurian) , selatan soekarno hatta, masuknya sungai bertanggul atau tidak? Tanggulnya yang mana? sempadan nya 10 meter atau 7 meter?
terimakasih
Bapak Frans Samosir Yth,
Terima kasih atas informasinya. Sudah kami teruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC).
Terima kasih dan salam,
Admin Citarum
Bapak Purwo Yth,
Terima kasih untuk pengingatnya yang baik. Semoga lebih banyak orang yang tergerak dan ikut membantu berbuat positif untuk kelestarian Sungai Citarum.
Terima kasih dan salam,
Admin Citarum
Bapak Andi Yth,
Mengenai pertanyaan Bapak tentang bengkel, apakah sudah datang ke kantor Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) agar mendapat informasi lebih jelas mengenai status tanah dan ijin usaha?
Semoga penjelasan ini dapat diterima dengan baik.
Terima kasih dan salam,
Admin Citarum
Pak Yoyo Budiman Yth,
Terima kasih sudah berkunjung ke website Citarum.
Untuk kegiatan masyarakat di hulu Citarum di bawah program ICWRMIP, saat ini ada beberapa kegiatan di Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Arjasari, Kab.Bandung (penanaman kopi, revitalisasi biogas, pembelajaran lingkungan hidup melalui sekolah, persemaian bibit tanaman keras, sekolah aman bencana)
Di Kota Bandung, Kecamatan Bojong Kaler dan Kecamatan Andir ada Pengelolaan Sampah di bantaran sungai Citepus.
Dulu tahun 2009-2010, ada pula kegiatan mekanisme imbal jasa lingkungan di Desa Sunten Jaya dan Desa Cikole, hulu Sungai Cikapundung. Serta ada pula penanaman bambu dan vetiver di Banjaran, Kabupaten Bandung.
Dalam masa ke depan, di bawah program ICWRMIP, Kementerian Kehutanan akan melakukan program sub-komponen 4.2 Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Daerah Penyangga Air, yang dilakukan di beberapa titik seperti daerah kawasan Kawah Kamojang, Gunung Burangrang dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, namun hal ini belumlah berjalan dikarenakan masih melakukan proses administrasi.
Di luar program ICWRMIP, beberapa program di hulu Citarum dilakukan oleh beberapa instansi lain, misalnya program konservasi air BBWS Citarum.
Semoga penjelasan ini dapat diterima dengan baik.
Terima kasih dan salam,
Admin Citarum
Bapak/Ibu Cucu Holidin,
Terima kasih sudah berkunjung ke website Citarum, dan terima kasih untuk semangatnya. Semoga upaya kecil untuk Citarum dan lingkungan, dapat membuat bumi tempat kita tinggal ini menjadi lebih baik.
Salam,
Admin Citarum
Tuhan telah menganugrahkan alam ini dengan sejuta pesona keindahan,namun tangan usil manusia membuat alam ini terjerembab ke ambang kehancuran.Siapa lagi yang memperbaiki,menata kembali alam ini selain kita>Ayo kita hijaukan alam ini mulai dari lingkungan kita sendiri
Saudara Okky Adityaswara Yth,
Terima kasih atas emailnya. Mengenai pertanyaan Anda, apakah Anda sudah menghubungi langsung BPBD Kabupaten Bandung?
http://bpbd-kabbandung.blogspot.com/
http://www.facebook.com/pages/BPBD-Kabupaten-Bandung/171126789576770
Untuk menjawab pertanyaan Anda, sebaiknya ditanyakan langsung terutama kepada masyarakat di daerah Bale Endah dan Dayeuh Kolot yang biasanya terkena dampak banjir. (BPBD biasanya bertugas di daerah Taman Kota Bale Endah ketika musim banjir tiba)
Semoga dapat membantu
Salam,
Admin Citarum
Saudari Amallia Ashuri Yth,
Terima kasih atas emailnya. Untuk data yang dibutuhkan, lebih tepat kiranya jika menghubungi Perum Jasa Tirta 2 sebagai pengelola Waduk Jatiluhur. Apakah sudah membuka websitenya? Kami lampirkan dibawah ini:
http://www.jasatirta2.co.id/
http://jatiluhurdam.wordpress.com/
Semoga bermanfaat untuk tesisnya.
Salam,
Admin Citarum
Assalamualaikum, saya seorang mahasiswa yang sedang dalam tahap meencari tema untuk skripsi, saya tertarik dengan tema mitigasi bencana, dalam hal ini adalah banjir, Bpdb (badan penanggulangan bencana daerah ) kab bandung baru saja terbentuk belum lama ini, menurut anda bagaimana fungsi pelaksanaan badan ini dalam mitigasi bencana banjir di daerah anda ? atau justru badan ini ada namun tidak terassa. sekian dari saya. assalamualaikum wr wb
Aslm.. Nama saya amallia, saya mahasiswa yang sedang menyusun tesis mengenai suspended solids di jatiluhur.
oleh karena itu, saya membutuhkan peta daerah tangkapan jatiluhur. apakah BPWS Citarum (terutama yang di bandung) memiliki peta tersebut?
Terima kasih :)
harap dibalas
Bapak Iman Yth,
Terima kasih atas emailnya. Silahkan saja untuk melampirkan Sungai Citarum untuk kemasan produk. Apakah akan dalam bentuk ilustrasi atau gambar foto? Akan lebih baik jika ada sedikit pesan untuk menjaga kelestariannya, karena sungai Citarum ini milik kita semua.
Semoga sukses dengan usahanya.
Salam,
Admin Citarum
salam semangat,
izin tanya pak saya seorang calon wirausaha kebetulan saya menjual cemilan. saya punya ide untuk kemasan produk, kami berencana mencantumkan gambar Sungai Citarum sebagai backgroundnya maksudnya sebagai pesan sosial disamping sebagai ciri khas. apa hal tersebut diperbolehkan ?
Bapak Andi Yth,
Terima kasih atas komentarnya. Pesan Bapak sudah kami sampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC). Jika Bapak ingin berusaha di daerah kosong pinggir sungai, mohon diperiksa sebelumnya status kepemilikan lahan. Jika milik institusi tertentu, maka harap berkordinasi terlebih dahulu. Jika tanah tersebut masih termasuk daerah sempadan sungai, maka setelah berkoordinasi dan memperoleh ijin dari pemilik, usaha yang disarankan adalah usaha yang tidak membangun bangunan permanen. Sebagai ide, misalnya menjual tanaman hias.
Mohon merujuk pada aturan sempadan sungai yang ada, agar tidak bermasalah di kemudian hari.
Kami sertakan link-nya (http://psda.jabarprov.go.id/index.php?mod=arsip&idMenuKiri=652&idContent... dan http://psda.jabarprov.go.id/data/arsip/pp_no.38-2011.pdf)
Salam,
Admin Citarum
boleh tidak saya menggarap lahan kosong pinggir sungaidi bandung untuk usaha ?misalkan berjualan makanan dan buka usaha konpeksi? Daripada lahannya terlantar?
Bapak Ginar Yth,
Terima kasih sudah berkunjung ke website Citarum. Pertanyaan Bapak sudah kami teruskan ke BBWS Citarum. Untuk Sungai Cidurian, termasuk dalam sungai kecil bertanggul dalam kawasan perkotaan. Karena itu batas dari tepi luar tanggul, minimal adalah 3 meter. (PP Republik Indonesia No 38 Tahun 2011 Pasal 11)
Kami sertakan link-nya (http://psda.jabarprov.go.id/index.php?mod=arsip&idMenuKiri=652&idContent... dan http://psda.jabarprov.go.id/data/arsip/pp_no.38-2011.pdf)
Mengenai penataan sempadan sungai Cidurian, masih dalam agenda dan kordinasi antara BBWS Citarum dengan masyarakat lingkungan sekitarnya. Semoga dapat terwujud segera.
Salam,
Admin Citarum
Boleh tanya, kalau di bantaran sungai Cidurian yang katanya mau ditata di Manjahlega itu , aturan sempadannya berapa meter ya pak? Cidurian kan di sana tak ada tanggulnya. Kalau bikin usaha di pinggir sungai tersebut boleh tidak pak? Jaraknya lapak usaha 4 meter dari bibir sungai itu. Senang juga kalau jadi ditata, karena setiap lari pagi minggu kami sekeluarga lewat dari arah Al Islam ,masuk kompleks.Terus ke pasar jongkok Metro.Ditunggu joging treknya
Bapak Angga Yth,
Terima kasih banyak sudah berkunjung ke website Citarum dan memberikan informasi. Pekerjaan pengerukan berada di bawah mandat Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) diluar kerangka program Citarum Terpadu ICWRMIP. Namun demikian, kami akan membantu menyampaikan informasi ini kepada pihak terkait yang merupakan penanggungjawab kegiatan di BBWSC. Semoga dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti.
Salam,
Admin Citarum
Bapak Din Yth,
Terima kasih banyak sudah memberikan informasi. Meskipun perihal tersebut tidak masuk ke dalam kerangka program Citarum Terpadu ICWRMIP, kami akan bantu menyampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC). Semoga dapat ditindaklanjuti.
Salam,
Admin Citarum
Bapak/Ibu R. Susetyo Rahayu,
Terima kasih banyak sudah berkunjung ke website Citarum, juga untuk masukannya. Kami akan coba untuk terus meningkatkan isi dan tampilan website. Mudah-mudahan Bapak/Ibu terus berkunjung kembali.
Salam,
Admin Citarum
Bapak/Ibu Iyus Rusman,
Terima kasih atas semangatnya. Semoga semangat ini terus "menular" kepada masyarakat luas untuk terus melestarikan dan menjaga Sungai Citarum.
Salam,
Admin Citarum
Kami warga Bandung selatan khususnya Desa Cieunteung Baleendah Kab. Bandung sangat senang dengan terlaksananya penormalisasian dan pengerukan sungai citarum yang saat ini telah berlangsung, akan tetapi selama pekerjaan proyek tersebut terjadi dampak2 negatif sepertihalnya faktor kebersihan jalan, saya melihat sepanjang jalan tetapnya jembatan citarum kedua sampai arah BojongSoang banyak tanah merah disertai batu-batu yang berserakan dijalan, ini terbawa oleh truk-truk proyek yang terbawa dari bantaran sungai citarum, walaupun ada petugas pembersih tetapi hanya membersikan didepan jalan keluar truk-truk yang keluar tidak sampai BojongSoang itupun tidak bersih, apalagi apabila terjadi hujan jalanan menjadi licin dan kotor, mengakibatkan arus lalulintas dikawasan tersebut tersendat
Kami memohon kepada pihak yang bertanggung jawab khususnya Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) dan Balai Sungai Citarum (PSDA) agar menindaklanjuti hal tersebut kami khususnya pengguna akses jalan tersebut meminta untuk segera ada pembersihan jalan dari jembatan citarum kedua sampai BojongSoang jangan dibiarkan begitu saja, karena jalan menjadi bergelombang akibat tnah yang mengeras, licin dan kotor ketika hujan tiba.
Tanah negara ada oknum yang menjual belikan , mohon diperhatikan, harganya cenderung murah sehingga peminatnya banyak. Belum lama ini mulai berdiri bangunan baru di pinggiran kali tersebut. Mengapa dibiarkan saja pak? ADa yang mengaku beli tanah dari PU sebesar 18 juta rupiah, dan sedang persiapan akan dibangun, baru fondasi saja. Lokasinya masuk lewat samping RS Al Islam Bandung.
pak , bagaimana degan banyaknya bangunan liar di atas tanah negara , di pinggir sungai Cidurian, khususnya di samoing Al Islam?
Interface situsnya bagus juga, tapi masih perlu dipercantik dibeberapa bagiannya.. Great job guys..
mari....! lestarikan citarum untuk kepentingan umum.
Bapak Dudi Darma Bakti Yth,
Terima kasih banyak sudah berkunjung ke website Citarum dan semangatnya.
Bapak ingin berkunjung ke lokasi dimana? Kami dapat memberikan informasi dan kontak, jika memang lokasi dan kegiatannya yang sudah ada dalam website ini. Untuk email, silahkan mengirim email ke : info@citarum.org.
Salam,
Admin Citarum
Alhamdulillah, ternyata ada pejuang lingkungan yang secara nyata melakukan aksi dengan melibatkan unsur masyarakat secara terpadu. Bravo. Insya Allah saya mau berkunjung ke lokasi demplot dan mohon petunjuk. Mohon dapat dikirim alamat e-mailnya. Salam.
Bapak Anton Yth,
Terima kasih atas beritanya. Kami akan sampaikan ke BBWS Citarum. Dari kabar yang kami terima, pengerukan memang masih terkendala dengan kondisi cuaca dan masalah administrasi. Semoga pengerukan dapat segera dilaksanakan.
Salam,
Admin Citarum


