Inilah Penyebab Karawang Selalu Banjir

http://www.inilahkoran.com/berita/jabar/53173/inilah-penyebab-karawang-selalu-banjir

14 Februari 2016

Inilah Penyebab Karawang Selalu Banjir

INILAH, Karawang ��" Kabupaten Karawang merupakan wilayah yang kerap menjadi langganan banjir di kala musim penghujan. Selain kontur tanah di wilayah ini yang merupakan hamparan luas serta dataran rendah, banjir inipun disebabkan meluapnya beberapa sungai besar yang melintasi daerah tersebut.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Asip Suhendar mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan pemetaan daerah yang rawan terkena banjir. Hasilnya, ada 13 kecamatan masuk di lima zona yang merupakan daerah rawan banjir.
 
“Lima zona rawan banjir itu, merupakan daerah yang berdekatan dengan aliran sungai besar,” ujar Asip, Minggu (14/2/2016).
 
Menurut Asip, sebenarnya penyebab banjir di Karawang ini bukan hanya karena curah hujan yang tinggi. Melainkan, akibat banjir kiriman dari meluapnya air di sungai. Adapun sungai yang berkontribusi terhadap banjir Karawang yakni Sungai Citarum, Sungai Cibeet, Sungai Cilamaya, Sungai Ciherang, serta anakan Sungai Citarum.
 
“Bila sungai-sungai itu meluap, maka desa-desa yang berada didekatnya akan tergenang banjir. Dengan begitu, daerah-daerah yang dilintasi sungai besar, potensi untuk banjirnya sangat tinggi,” tegas dia.
 
Dengan kata lain, banjir yang melanda Karawang ini merupakan kiriman dari daerah lain. Seperti, jika Sungai Cibeet meluap, maka airnya kiriman dari Bogor. Begitu pula bila Sungai Citarum meluap, airnya berasal dari Purwakarta. Bila kelima sungai besar ini meluap, maka daerah yang datarannya rendah langsung tergenang banjir.
 
Adapun 13 kecamatan yang kerap dilanda banjir saat musim penghujan, di antaranya Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tempuran, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Timur, Karawang Barat, Pangkalan, Tegalwaru, Cilebar serta Rengasdengklok.
 
“Dari jumlah tersebut yang paling parah terendam banjir, yakni wilayah Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, dan Karawang Barat. Mengingat, kecamatan tersebut dilintasi oleh sungai besar,”jelas dia.
 
Sebagai antisipasi, dia menambahkan, jajarannya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak. Masing-masing, Dinas Bina Marga dan Pengairan serta BBWS segera melakukan perbaikan infrastruktur di setiap aliran sungai yang kondisinya rusak.
 
“Kami memprediksi, intensitas hujan akan meningkat medio Januari-Maret. Makanya, jeda waktu ini kami harap ada perbaikan. Perbaikannya, bisa dengan menormalisasi Sungai dan mempertebal tanggul-tanggul penahan air yang ada,” pungkasnya. [ito]