11 Kegiatan Masyarakat di Hulu Citarum

Masyarakat adalah salah satu pemangku kepentingan yang paling penting kedudukannya dalam pemulihan Sungai Citarum. Salah satu lokasi pembenahan lokasi yang terpenting adalah di wilayah hulu.

Berbagai masalah di hulu Sungai Citarum sudah sering diberitakan. Permasalahan antara lain penggundulan hutan, alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian, pertanian yang dilakukan di lereng-lereng bukit dan menggunakan petisida berlebih, adalah sebagian kecil dari permasalahan yang terjadi di wilayah hulu Sungai Citarum.
Meskipun baru dalam skala-skala kecil, sudah ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, komunitas pendamping serta institusi baik pemerintah maupun swasta di wilayah hulu Sungai Citarum. Di antara lain di Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Arjasari di Kabupaten Bandung yang termasuk dalam zona hulu Sungai Citarum.

Dalam konteks Pengelolaan SDA Terpadu di Wilayah Sungai Citarum atau ICWRMIP, tahun 2011 hingga awal 2012 lalu, masyarakat dan kelompok-kelompok pendamping melakukan kegiatan di wilayah hulu Sungai Citarum. Kerjasama ini dilakukan bersama Roadmap Coordination Management Unit (RCMU) Bappenas, sebagai bagian dalam Tahap 1 pelaksanaan program ICWRMIP.

11 kegiatan 02
Siswa dan siswi SMP 11, kelompok dampingan KERLIP mempresentasikan konsep sekolah siaga bencana.

Sejumlah 5 kelompok masyarakat, yakni Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan-KERLIP, Kelompok Taruna Mandiri- KTM, Studio Driya Media-SDM,  Yayasan Bina Mitra-YBM serta Wanadri telah melaksanakan 11 kegiatan di Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan Cianjur, mulai bulan Agustus 2011 –Januari 2012. Kabupaten Bandung dan Cianjur merupakan bagian hulu Sungai Citarum dan bagian ini menjadi daerah strategis sebagai daerah tangkapan air dan sekaligus mengalami kerusakan yang cukup parah.

Selain kegiatan konservasi dan pendidikan, dokumentasi di Wilayah Sungai Citarum baik dari hulu hingga hilir juga sudah dilakukan dengan melakukan foto udara. Hasil foto udara dapat dilihat di link berikut 22 Hotspot di Wilayah Sungai Citarum.

Sedangkan untuk kegiatan, lokasi dan pelaksana 11 kegiatan ini dapat dilihat di tabel berikut:

 

Masih Menyisakan Pertanyaan

11 kegiatan 03
(kiri) Ir M Donny Azdan, MA. MS, Ph D, Direktur Direktorat Pengairan dan Irigasi Bappenas dan Ketua RCMU Bappenas dan (kanan) Rizky Aghitsna, pendamping Kelompok Taruna Mandiri.

Dalam workshop paparan kegiatan masyarakat yang dilakukan  pada 9 Agustus lalu di Aston Primavera Bandung, Ir M Donny Azdan, MA. MS, Ph D, selaku Direktur Direktorat Pengairan dan Irigasi Bappenas dan Ketua RCMU Bappenas mengatakan “Partisipasi masyarakat dalam pemulihan Sungai Citarum melalui 11 kegiatan pilot ini kegiatannya masih terbatas. Partisipasi masyarakat dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas. Pemerintah Daerah tingkat propinsi dan kabupaten/kota, pihak dunia usaha dan swasta, juga lembaga NGO Internasional diharapkan dapat memfasilitasi CSO untuk menggali dan meningkatkan kualitas dan kuantitas partisipasi masyarakat dalam konteks Roadmap Sungai Citarum 15 tahun ke depan.”

Selain itu Donny Azdan mengingatkan bahwa butuh kesabaran dan kerja keras untuk mengubah paradigma dan proses yang berkelanjutan untuk pemulihan Sungai Citarum.

Dikarenakan waktu workshop yang sangat terbatas untuk paparan 11 kegiatan tersebut, masih ada pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat dijawab dalam workshop dengar paparan tersebut. Salah satunya yang dikemukakan oleh Rizky Aghitsna, Pendamping dari kelompok Taruna Mandiri.

“Apakah yang sudah kita capai dalam waktu satu tahun ke belakang berdampak secara signifikan terhadap rencana pembangunan jangka panjang yang termasuk dalam Citarum Roadmap, seperti apa dampaknya? Lalu apakah rencana tindak lanjut yang sudah dipresentasikan oleh para penggiat masyarakat masih relevan dengan rencana pembangunan tersebut? Jika jawabannya iya, lalu apa yang akan kita lakukan untuk sama-sama menindaklanjuti, mengelaborasi, dan mendukung satu sama lain?”

Pertanyaan sederhana ini tentunya membutuhkan sebuah pemikiran, renungan dan refleksi bagi para pelaku kegiatan yang sedang melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan Pemulihan Sungai Citarum.

Download: Booklet 11 Kegiatan Pilot Masyarakat di Hulu Citarum