PENGUATAN PERAN DAERAH UNTUK MENDUKUNG PROGRAM CWMBC

Cianjur 18/11/15. Sinergi kegiatan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah selalu menjadi tantangan yang dihadapi bersama. Sinergi ini seharusnya bukan merupakan halangan karena selama ini segala bentuk kebijakan program pemerintah senantiasa dikoordinasikan dalam RPJM Nasional yang kemudian dituangkan dalam RKP dan RKPD. Namun kenyataannya permasalahan integrasi dan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerinah Daerah tetap menjadi masalah nyata yang terjadi di tingkat pelaksanaan. Minimnya komunikasi dan masih adanya ego sektoral diyakini menjadi penyebab utama masalah ini.

Hal ini terungkap pada kegitan Roadshow Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dalam rangka menindaklajuti keberlanjutan program Citarum Watersheed Management and Biodiversity Conservasi(CWMBC) yang akan segera berakhir. Roadshow yang telah dimulai pada tanggal 17 November 2015 ini melibatkan dinas-dinas terkait di Kabupaten Cianjur untuk mensinergiskan program CWMBC dengan program yang ada di tingkat Pemerintah Daerah. Masih dipimpin oleh Kepala Balai Besar TNGGP Ir. Herry Subagiadi, M.Sc. yang didampingi oleh Kepala Seksi Bidang Teknis, Kepala Seksi Wilayah serta Individual Konsultan CWMBC, kegiatan roadshow ini kemudian dilajutkan pada keesokan harinya.

 

Kunjungan Roadshow pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hotikultura, Rabu 18 November 2015.

Agenda roadshow hari ini diawali dengan mengunjungi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur. Menjaga kelestarian DAS Citarum menjadi kunci utama pembahasan diskusi pada roadshow kali ini. “Produksi pertanian Cianjur sangat ditopang dari kelimpahan air dari hulu DAS Citarum. Ini yang menjadikan kita berdua memiliki kepentingan yang saling terkait, kami sangat senang dapat berdiskusi kali ini”, ujar Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Antusiasme Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura juga terlihat dari keinginannya agar dapat diagendakan pertemuan lanjutan dengan bahasan penyampaian informasi rinci program CWMBC yang telah dilaksanakan sejak 2011 – 2015. “Ini penting untuk melihat lokasi dan jenis program yang dapat dilanjutkan sesuai tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura”,imbuhnya.

Masih di hari yang sama, kegiatan Roadshow dilanjutkan dengan mengunjungi Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Cianjur. Kepala BAPPEDA, Dadan Harmilan, SH., MH menyambut baik kehadiran Kepala Balai Besar TNGGP. Dalam pertemuan ini kedua belah pihak membahas mengenai strategi-stategi yang harus dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan program CWMBC. “Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur  memiliki visi meningkatkan kesehatan lingkungan dan ini menjadi prioritas program utama Bupati”,papar Dadan. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur memiliki alokasi anggaran untuk mendukung program kesehatan lingkungan ini. Dadan juga menyampaikan bahwa Hulu DAS Citarum ini merupakan bagian dari ekosistem penopang perekonomian Cianjur.

 

 

                                                                                            Kunjungan Roadshow pada BAPPEDA Cianjur, Rabu 18 November 2015. 

 

Masih menurut Dadan, keberlanjutan program CWMBC ini bisa didukung melalui berbagai sumber alokasi pendanaan antara lain Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Dekonsentrasi, serta dana hibah lainnya.  Selama ini Kabupaten Cianjur telah menerima hibah dari Pemerintah Provinsi DKI sebesar 9 Milyar untuk dukungan penataan lingkungan pemukiman terutama yang berkaitan dengan masalah banjir Jakarta.Hibah DKI dapat menjadi peluang-peluang pengembangan kelanjutan program CWMBC karena tujuannya saling terkait” ujar Dadan.

BAPPEDA berkomitmen penuh dalam mewujudkan agenda dan kesepakatan-kesepakatan dalam melanjutkan program CWMBC dan akan menjadi leading sector bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. BAPPEDA juga akan membantu untuk mengkomunikasikan segala bentuk kebijakan pelestarian hulu DAS Citarum wilayah Cianjur kepada Kepala Daerah Kabupaten Cianjur.

Fakta menarik terungkap dari kegiatan roadshow kali ini, pada kenyataannya dinas-dinas di Kabupaten Cianjur merespon sangat positif menanggapi sinergitas program pelestarian hulu DAS Citarum yang dikemas dalam program CWMBC. BAPPEDA dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur mengakui bahwa selama ini koordinasi yang dilakukan masih terlalu kaku, justru koordinasi yang lebih cair dan non formal lebih memberikan dampak positif dan meningkatkan rasa saling percaya satu sama lain. Harapannya kondisi yang kondusif ini akan memperkuat pelaksanaan dan percepatan upaya perbaikan Hulu DAS Citarum.

 

Artikel ini ditulis oleh : Deni, Andi Martin, Aden Mahyar, Yusmiar Yoenus (Balai Besar TNGGP).

Dokumentasi : Deni

Editorial Redaksi Cita-Citarum