Kementerian Kesehatan

peta kesehatan

 

Pelaksana                                          

kesehatan Direktorat Penyehatan Lingkungan
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

Program

2.1    Dukungan Prakarsa Masyarakat dan Lsm Untuk Perbaikan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi / Support for Community  and CSO Driven Initiatives for Improved Water Supply and sanitation.

Lokasi

Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung

Tahun Pelaksanaan

2010 - 2013

Capaian

Kementerian Kesehatan bekerja bersama masyarakat telah mengenbangkan perbaikan prasarana air minum, sanitasi komunal dan daur ulang sampah di sepanjang Saluran Tarum Barat di sejumlah 23 Desa yang meliputi 5 Desa di Kota Bekasi, 9 Desa di Kabupaten Bekasi, 9 Desa Di Kabupaten Karawang dan 2 Desa di Kabupaten Bandung. Lokasi kegiatan program difokuskan pada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Citarum.

Dalam konteks Program Pemulihan Sungai Citarum Terpadu ICWRMIP, Kementerian Kesehatan sebagai salah satu pelaksana dari awal sudah menargetkan perubahan perilaku masyarakat terintegrasi didalam pelaksanaan kegiatan programnya. Pendekatannya tidak lagi menggunakan pola ajar searah seperti penyuluhan atau ceramah.

Metode dan pendekatan yang digunakan yaitu dengan pemicuan motivasi. Caranya mengajak masyarakat untuk praktek langsung. Masyarakat juga mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhannya sendiri, hingga mencari alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode ini mengacu pada Community Led Total Sanitation (CLTS). Dalam CLTS teknik pengemasannya melalui diskusi hingga permainan. Dalam konteks ICWRMIP, tujuan besarnya adalah merubah perilaku masyarakat di sekitar DAS Citarum yang tadinya buang air besar dan membuang sampah di sungai menjadi perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu pembangunan fisik juga dilakukan melalui pembangunan sanitasi komunal, penyediaan air baku dan pembangunan pusat daur ulang (Satdalang) sampah domestik.

Kegiatan Perbaikan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ini telah memberikan manfaat peningkatan derajat kesehatan lingkungan bagi sekitar 65.000 jiwa penduduk. Dalam pelaksanaan kegiatannya Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota terkait serta melibatkan Lembaga Swadaya Mayarakat selaku fasilitator.